4 UTS-4 My SHAPE (Spiritual Gifts, Heart, Abilities, Personality, Experiences)
Kerangka kerja ini dirancang untuk memberikan pemahaman holistik tentang diri Kita dengan memetakan lima dimensi fundamental yang membentuk identitas unik Kita. Tujuannya adalah untuk beralih dari sekadar mengetahui apa yang Kita lakukan, menjadi pemahaman mendalam tentang siapa diri Kita dan bagaimana Kita dapat memberikan kontribusi yang paling bermakna. Berikut hasil laporan siapa Saya berdasar asesmen VIA, Piagam Diri dan Identitas Naratif, hasil sebuah lembar kerja My Shape yang dibuat oleh Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D.
4.1 S – Signature Strengths (Kekuatan Khas)
Menurut konsep kerangka identitas holistik lima dimensi, signature strengths atau kekuatan khas adalah pola alami dari pemikiran, perasaan, dan perilaku Anda yang paling produktif. Ini bukan hanya tentang apa yang Anda kuasai, tetapi aktivitas yang secara intrinsik memberi Anda energi dan membuat Anda merasa otentik dan efektif. Konsep inti dari signature strengths ini adalah tentang pola pemikiran, perasaan, dan perilaku bawaan yang berkinerja tinggi yang mengarah pada keunggulan. Berakar pada psikologi positif.
Berdasarkan hasil eksplorasi komponen signature strengths, hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan khas saya mencerminkan kemampuan berpikir sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada pemecahan masalahnya. Berikut adalah beberapa penjelasan terkait signature strengths saya :
Analitis & Logis (Analytical & Logical): Berpikir sistematis dan berbasis fakta untuk mengambil keputusan, serta menikmati proses memecah kompleksitas menjadi struktur yang mudah dipahami.
Kegigihan (Persistence): Mampu menyelesaikan apa yang telah dimulai dan tetap fokus mencari solusi di tengah ketidakpastian, terutama ketika sistem harus diperbaiki.
Cinta Belajar (Love of Learning): Didorong oleh rasa ingin tahu untuk terus bertanya: “Kenapa ini bekerja seperti ini?” untuk memperluas wawasan dan menguasai sistem baru.
Fokus pada Kebenaran (Truth-Focused): Mengutamakan keputusan berbasis data dan analisis rasional, berpegang teguh pada cara kerja sistem yang logis.
Pencari Pola (Pattern Recognizer): Secara alami mencari hubungan tersembunyi antar-ide dan melihat dunia sebagai sistem yang bisa dipecahkan.
4.2 H – Heart (Hati)
Menurut konsep kerangka identitas holistik lima dimensi, heart adalah inti dari motivasi Anda. “Hati” mencakup nilai-nilai inti yang tidak dapat dinegosiasikan, gairah (passion) yang mendorong minat Anda, dan masalah atau tujuan yang paling Anda pedulikan. Ini adalah “mengapa” di balik tindakan Anda. Konsep inti dari heart ini adalah prinsip-prinsip panduan yang tidak dapat dinegosiasikan dan pendorong internal yang memberikan energi dan kepuasan.
Berdasarkan hasil eksplorasi komponen heart, hasilnya menunjukkan bahwa dimensi heart saya adalah tentang prinsip panduan internal yang tidak dapat dinegosiasikan. Nilai ini menjadi dasar di balik tindakan Saya. Berikut adalah beberapa penjelasan terkait heart saya :
Integritas & Tanggung Jawab (Integrity & Responsibility): Prinsip utama yang tidak dapat dinegosiasikan; kewajiban harus diselesaikan, baik kewajiban akademik, organisasi, maupun komitmen kerja.
Keadilan & Kesesuaian (Fairness & Equity): Berpegangan pada standar yang benar, memastikan solusi yang diambil adalah win-win dan logis bagi semua pihak, bukan hanya yang termudah.
Keteraturan & Struktur (Order & Structure): Pendorong internal untuk selalu menciptakan sistem dan proses yang jelas, karena chaos justru yang membuat saya stres, bukan kompleksitasnya.
4.3 A – Aptitudes & Acquired Skills (Bakat & Keterampilan)
Menurut konsep kerangka identitas holistik lima dimensi, aptitudes & acquired skills adalah inventaris dari kemampuan praktis Anda. Aptitudes adalah bakat alami Anda, sementara Acquired Skills adalah kompetensi yang telah Anda pelajari dan kembangkan melalui pendidikan, pelatihan, dan praktik. Konsep inti dari aptitudes & acquired skills adalah bakat alami yang dikombinasikan dengan kompetensi, pengetahuan, dan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan dan praktik.
Berdasarkan hasil eksplorasi komponen aptitudes & acquired skills, saya memiliki kemampuan-kemampuan yang sekarang dengan cara belajar dan mengembangkan skill-skill tersebut. Berikut adalah beberapa penjelasan terkait aptitudes & acquired skill Saya :
Manajemen Proyek (Hard Skill) : Kuat dalam merencanakan, mengorganisir scope pekerjaan, mengelola deliverables, dan memastikan proyek berjalan sesuai timeline yang terstruktur.
Analisis Data & Sistem (Hard Skill) : Mampu mengolah data untuk menemukan pola, serta merancang dan memahami alur sistem yang ada
Negosiasi & Resolusi Masalah Kontekstual (Soft Skill) : Berani mengambil inisiatif untuk mencapai kesepakatan win-win dan mampu menyelesaikan masalah yang melibatkan peraturan dan ekspektasi.
Komunikasi yang Jelas & Terarah (Soft Skill) : Mampu menyampaikan informasi, instruksi, atau keputusan secara lugas, efisien, dan berorientasi pada hasil.
4.4 P – Personality (Profil Kepribadian)
Menurut konsep kerangka identitas holistik lima dimensi, personality adalah gaya unik Anda dalam berinteraksi dengan dunia, memproses informasi, dan membuat keputusan. Memahami kepribadian Anda membantu mengidentifikasi lingkungan dan jenis peran di mana Anda akan paling berkembang. Konsep inti dari personality adalah preferensi dan kecenderungan perilaku yang dapat diukur yang membentuk gaya kerja dan interaksi.
Berdasarkan hasil eksplorasi komponen personality, saya memiliki gaya unik dalam berinteraksi dengan dunia, memproses informasi, dan membuat keputusan. Tipe MBTI Saya yaitu ESTJ yang memiliki kepribadian yang ekstrovert dan memiliki cara berpikir yang berfokus berdasarkan logika. Saya juga memiliki gaya kerja yang berfokus pada hasil yang jelas dan menggunakan pada pengalaman Saya.
4.5 E – Experiences (Pengalaman Hidup)
Menurut konsep kerangka identitas holistik lima dimensi, experiences adalah kumpulan dari semua peristiwa dalam hidup Anda—baik keberhasilan, kegagalan, tantangan, maupun titik balik. Pengalaman-pengalaman ini telah membentuk kebijaksanaan, ketahanan, dan perspektif unik Anda. Konsep inti dari experiences adalah kisah hidup yang koheren yang membentuk identitas, dan pertumbuhan psikologis positif yang dihasilkan dari kesulitan.
Berdasarkan hasil eksplorasi komponen experience, pengalaman hidup Saya yang membuat Saya seperti sekarang. Kumpulan peristiwa hidup Saya membentuk kebijaksanaan dan perspektif unik Saya. Pengalaman ini berfungsi sebagai fondasi yang memberikan makna pada semua kelebihan dari diri Saya.
4.6 NARASI PRIBADI
“Hanan menggunakan kekuatan analitis dan logis serta keterampilannya dalam manajemen proyek dan negosiasi untuk menegakkan integritas dan keadilan, dengan gaya berorientasi struktur dan aksi, berdasakrn pelajaran bahwa nilai diri harus dinegosiasikan, demi menciptakan solusi yang efisien, terukur, dan adil bagia semua pihak terkait.”